Pedro

Pedro

Selasa, 17 April 2012

Arti Definisi / Pengertian Virus Dan Kawan-Kawan (Varian Virus) :


1. Arti Definisi / Pengertian Virus Komputer
Virus komputer adalah suatu program komputer yang menduplikasi atau menggandakan diri dengan menyisipkan kopian atau salinan dirinya ke dalam media penyimpanan / dokumen serta ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa sepengetahuan pengguna komputer tersebut. Efek dari virus komputer sangat beragam mulai dari hanya muncul pesan-pesan aneh hingga merusak komputer serta menghapus file atau dokumen kita.
2. Arti Definisi / Pengertian Varian Virus Worm, Trojan Dan Spyware
a. Worm
Worm adalah lubang keamanan atau celah kelemahan pada komputer kita yang memungkinkan komputer kita terinfeksi virus tanpa harus eksekusi suatu file yang umumnya terjadi pada jaringan.
b. Trojan
Trojan adalah sebuah program yang memungkinkan komputer kita dikontrol orang lain melalui jaringan atau internet.
c. Spyware
Spyware adalah aplikasi yang membocorkan data informasi kebiasaan atau perilaku pengguna dalam menggunakan komputer ke pihak luar tanpa kita sadari. Biasanya digunakan oleh pihak pemasang iklan.
Jika kita melihat kejanggalan pada media penyimpanan seperti file bernama aneh yang tidak pernah kita buat atau file bukan jenis aplikasi / application tetapi mengaku sebagai aplikasi maka jangan kita klik, kita buka atau kita jalankan agar virus komputer tersebut tidak menular ke komputer yang kita gunakan.
Tanda-Tanda/Ciri-Ciri Komputer Kita Terkena/Terinfeksi Virus Komputer :
- Komputer berjalan lambat dari normal
- Sering keluar pesan eror atau aneh-aneh
- Perubahan tampilan pada komputer
- Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer.
- Komputer suka restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
- Suka muncul pesan atau tulisan aneh
- Komputer hang atau berhenti merespon kita.
- Harddisk tidak bisa diakses
- Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
- Sering ada menu atau kotak dialog yang error atau rusak.
- Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
- Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita suruh.
- File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus. dan lain-lain...
Contoh bentuk media penyebaran virus komputer dari komputer yang satu ke komputer yang lain :
- Media Penyimpanan (disket, flashdisk, harddisk eksternal, zipdisk, cd, dvd, bluray disc, cartridge, dan lain sebagainya)
- Jaringan lan, wan, man, internet dan lain sebagainya.
- File attachment atau file lampiran pada email atau pesan elektronik lainnya.
- File software (piranti lunak) yang ditunggangi virus komputer.
Cara yang paling ampuh agar kita tidak terkena virus komputer adalah dengan cara menginstall program komputer yang orisinil atau asli bukan bajakan yang tidak ditunggangi virus dan kawan-kawan, tidak menghubungkan komputer dengan jaringan atau internet, serta tidak pernah membuka atau mengeksekusi file yang berasal dari komputer lain.
Tetapi cara seperti itu terlalu ekstrim dan kurang gaul dalam penggunaan komputer sehari-hari karena biasanya kita melakukan pertukaran data atau file dengan komputer lain baik berupa file pekerjaan, file gambar, file attachment, file musik, file video, dan lain sebagainya.
Jadi untuk menghindari komputer kita diinfeksi dan terserang virus maka kita harus waspada dalam berinteraksi dengan file dari komputer lain, file dari media penyimpanan dari orang lain, attachment email, pertukaran file jaringan, lubang keamanan komputer kita, dan lain-lain. Pasang antivirus yang bagus yang di update secara berkala serta program firewall untuk jaringan dan anti spyware dan adware untuk menanggulangi jenis gangguan komputer lain.


  1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer darihttp://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
    C:\WINDOWS\system32\smss.exe
    C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
    C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
    C:\WINDOWS\system32\services.exe
    C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
    C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
    C:\WINDOWS\Explorer.exe
    Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
  2. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
    Windows Registry Editor Version 5.00
    [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
    "Hidden"=dword:00000000
    "SuperHidden"=dword:00000000
    "ShowSuperHidden"=dword:00000000
    
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
    "AlternateShell"="Cmd.exe"
    
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
    "Shell"="Explorer.exe"
    "Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
    @="regedit.exe \"%1\""
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    
    [HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    [HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    [HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
    @="\"%1\" %*"
    File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
  3. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
  4. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
  5. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
  6. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Langkah-langkah Pencegahan Virus


Mencegah Lebih Baik Daripada Mengubati. Amalan ini haruslah menjadi keutamaan pengguna komputer. Antara langkah-langkah awal ialah ; 

1. Jangan menggunakan disket atau sebarang storan yang tidak diketahui puncanya. 
Disket yang tidak diketahui tersebut mungkin telah tercemar dengan virus. Amalan write-protect disket hendaklah dilakukan selalu bagi mempastikan virus tidak dapat menulis dirinya kedalam disket tersebut. 

2. Jangan sesekali menggunakan perisian cetak rompak (pirated copy) 
Perisian cetak rompak lazimnya ialah perangkap penulis virus. Perisian sebenar yang telah dimodifikasi dengan memasukkan virus ini lazimnya dijual dengan harga yang amat murah. 

3. Jangan membuka emel yang mempunyai attachment 
Teknologi internet telah dipergunakan sepenuhnya oleh penulis virus. Virus kini mampu disebarkan melalui pembacaan emel yang telah tercemar. Kebanyakan emel ini akan mengandungi fail attachment. Kadang-kala ia tetap mengandungi virus walaupun dihantar oleh orang yang anda kenali. 
Pastikan anda menelefon kenalan anda, bagi mempastikan adakah beliau benar-benar telah menghantar emel yang mengandungi fail attachment kepada anda. 
Antara virus yang menggunakan teknologi ini ialah ; 
Anna Kournikova, Sircam, Code Red, Nimda dan ILoveYou. 

4. Gunakan Perisian Anti-Virus. 
Perisian anti-virus ialah perisian utiliti untuk mengesan dan memusnahkan virus. Terdapat perisian ini yang boleh didapati secara percuma di Internet antaranya ; 

a. AVG Anti-virus 
b. Free Anti-Virus 
c. Innoculate IT (terdapat untuk OS windows95 keatas dan juga Palm OS) 

Manakala anti-virus yang dijual dipasaran ialah ; 
a. Mc Afee Anti-Virus 
b. Norton Anti-Virus 
c. Pc-Cillin 
d. Armour Anti Virus 
e. VBuster 
f. Virus Rx (untuk komputer Apple) 

Kebanyakan perisian anti-virus ini boleh di upgrade bagi mempastikan ia mengandungi pangkalan data anti-virus terkini. Ia juga kadangkala menawarkan bantuan segera kepada pengguna berdaftar. 

VBuster umpamanya adalah perisian anti-virus yang amat terkenal malah ia digunakan oleh NASA. Ia dicipta oleh Dr. Looi Hong Thong yang berasal dari Pulau Pinang, Malaysia. 


Mengenali tanda-tanda komputer anda diserang virus 
Lazimnya virus komputer hanya boleh dikesan oleh anti-virus, namun begitu jika komputer anda mengalami sintom-sintom berikut, adalah besar kemungkinan komputer anda telah diserang virus. 

Disket 

1. Terdapat bad sector pada disket 
2. Fail di dalam disket tiba-tiba sahaja tidak boleh digunakan. 
3. Terdapat mesej di dalam directory disket anda. 
4. Volume label telah berubah 
5. Jumlah saiz fail berubah sedangkan anda tidak menggunakan fail tersebut. 

HardDisk 

1. Harddisk mengambil masa yang lama untuk boot. 
2. Terdapat fail yang tiba-tiba sahaja tidak boleh digunakan 
3. Terdapat bad sector 
4. Terdapat directory atau fail baru yang dicipta tanpa pengetahuan anda. 
5. Jumlah saiz fail berubah. 

Komputer 

1. Terdapat mesej yang dipaparkan pada skrin 
2. Speaker memainkan muzik yang anda tidak tahu puncanya 
3. Terdapat perkara pelik seperti fail tidak boleh di save , huruf pada skrin jatuh, terdapat bola pingpong melantun pada skrin, pencetak mencetak mesej yang tidak diketahui dan sebagainya. 
4. Pertambahan macro pada fail-fail word, excel dan sebagainya tanpa pengetahuan anda.

Influenza Virus


Dragulescu Spam Rendering


Minggu, 15 April 2012

Examples of the Content of UU ITE



RESTRICTED ACTIVITIES
PENAL PROVISION
Section 27 verse (1)
Anyone on purpose and without any right distributes and/or transmits and/or enables Electronic Information and/or Electronic Document containing anything that assaults the chastity
Pasal 45 ayat (1)
Anyone who meets the elements as mentioned in  section 27 verse (1), verse (2), verse (3), or verse (4) is criminally prosecuted at the most with in prison punishment for 6 (six) years and/or IDR 1,000,000,000 (one billion rupiahs) fine.
Section 27 verse (3)
Anyone on purpose and without any right distributes and/or transmits and/or enables Electronic Information and/or Electronic Document containing any humiliation and/or aspersion

Yahoo! Email


Login Yahoo Email!

To enter or login to an email, you must have an ID and password.
a.      Open yahoo! email.
b.      Login to Yahoo! email based on your ID and password, then the first email screen is displayed as in the figure below.

1.     Sending an Email
To send an email, follow the steps below:
1.      Click New.
2.      Fill in To with the address of the recipient.
3.      Fill in Subject with the email subject.
4.      Type the content of the email.
5.      After finishing the content, click Send.
6.      If it is sent, a webpage showing that your email has been sent is displayed. Your email will be sent to the email address that you choose.

2.      Opening an Email
If you get an email, it will be saved in Inbox. Notice that the emails have different signs signalling whether they have been read or not, they contain  attachment or not, and so on.
Below are the steps of opening an email :
1.        Login to your email account. 
2.        Enter user id and password and click login. 
3.        Click Inbox. 
4.        To read an email, click the name of the email sender. The email content will be displayed.
5.        To read an email, you can also click the link text. To go back to the email list, click Inbox.

5.  Replying an Email
How to reply an email? The following are the steps to reply an email:
  1. After reading the email, click Reply.
  2. In text box To, fill in a name and email address.
  3. Type the mail content.
  4. Click send.
Using this facility, you can resend the email content you received. The email you received is located after your reply.

6.        Forwarding an Email
What if you want to send an email that you receive to others? Here are the steps.
a.      Open and read the email.
b.      Click Forward.
c.       Fill in an email address.
d.      Add the email content with you own words if necessary.
e.       Click send.
f.        If the email is sent, a webpage showing this information is displayed. 

7.        Using an Email to Send Files
By an email you can send a file like sending a letter with some enclosures. Information on the file is written in the email editor. The file itself is the attachment. The file may be a picture (.jpg, .gif), document (.doc), excel (.xls), compression (.zip) or program file (.exe). Depending on the size, there may be more than one file you can attach to an email. However, there is a certain total file size. The steps are below.
  1. Click link text then write an email.
  2. Fill in the recipient email address and email subject.
  3. Type the email content
  4. Below the content, find and click browse.
  5. Find and then choose the file you want to attach to the email.
  6. Click open.
  7. Below the email you can see the file path and name attached to the email. If there is still any email to attach, click browse the second time.
  8. Click send to send the email along with its attachment.

8.        Saving Attachment Files
An email with file attachment is given a special sign in the status column in the inbox. Below are the steps to open attachment file.
a.      Open an email that contains an attachment.     
b.      See below the text the email content, you will see file attached in the email.
c.       Right click the attachment file name.
d.      Click Save As Target.
e.       Decide in which folder the file is going to be saved. The attachment file is named according to the original name. You can change the file name if you want.
f.        Click save.
g.      Wait until the saving process is done.
h.      Click open to open the file, click open folder to open the folder where the file is saved or click close to close download complete dialog box.
i.        If there is more than one file attached, do the same thing on other files.