Pedro

Pedro

Sabtu, 14 April 2012

Human Papilloma Virus (HPV)


 

Jika viruinmemasuki vagina andamaka adkemungkinaviruinimenyebabkan kerusakan sel dalam vagina andtersebut sehingga pertumbuhannyamenjadi tidak normal (displasia). Kondisi tidak normal ini bisa berubah menjadi kanker servik(cervical cancer)Kebiasaan merokodapat menyebabkaperubahan selabnormamenjadsekankeinsemakicepat. Begitu juga dengatidak rutinmemeriksakakesehatan vagina (Pap smear test), pemeriksaaini penting minimal duatahun sekali untuk mengetahui adakah sel yang tidak normal dalam rahim. Anjuran pemeriksaan kesehatan bukahanypadwanitapada priyansering melakukanhubungan seksuaberganti-ganti pasangan pun perlu memeriksakan kesehatan kulitsekitar kemaluan/penis. Jika seorang pria nantinya menikah, kemudian istrinya suatu saatmengalami kanker serfiks maka ada kemungkinan si suami (yang dulu atau sekarangmasih sering berganti-gantpasangaitulah) yanmembawHPke dalam vaginaistrinya. Jadi jangan hanya bisa menyalahkan istri, kadang suami juga perlu introspeksi. HPV menimbulkan kutil pada anggota tubuh khususnya tangan dan kaki karenagambaran artis HPVkedua bagian inilah yang sering bersentuhan dengan kulit pasangan seksnya. Jika pada penis ditemukan kutil maka sebaiknya diperiksakan ke dokter karena ada kemungkinanitu adalah displasia akibat HPV tadi. HPV juga bisa menyebabkan kerusakan sel padamulut dan bibir. Hal ini akan semakin parah pada seseorang yang mengidap HIV/AIDS(ODHA) yaitu memunculkan luka pada daerah yag terinfeksi karena kekebalan tubuhODHA tersebut sangat lemah.Ada sekitaseratujenis virus yandigolongkasebagaHPV. Kebanyakanmenulakarena bersentuhan kulit antara pembawa virus dengan orang yansehat.Sesama pembawa pun akan bisa bertukar jenis virus. Sehingga efeknya akan semakin bertambah pada sel tubuh. Virus ini bisa dengan mudah menular pada hubungan seksual.Diperkirakan 75% orang yang aktif secara seksual yang berusia 15-50 tahun di ASmengalami sedikitnya satu jenis infeksi HPV. Oleh sebab itu sebaiknya kita menghindari berhubungan seks dengan siapapun kecuali hanya pada satu pasangan seks kita. Sekalilagi, kondom tidak bisa mencegah penularan virus ini.Tidak ada gejala khusus pada orang yang telah terinfeksi virus ini, bisa saja seorangwanita yanmemiliki displasia/kutil padvaginanya tidak berubamenjadkanker serfiks karena memang daya tahan tubuhnya kuat.Belum ada obat yang bisa memberantas HPV. Hanya kekebalan tubuh kita lah yang bisa melakukannya, namun kekebalan tubuh setiap orang berbeda-beda, jika memang bagus maka penyakit ini akan cepat bisa dihilangkan atau dilemahkan dari tubuh kita(bagi pengidap HIV/AIDS virus yang lemah ini bisa menjadi kuat kembali jika kekebalantubuhnya sangat rendah). Displasia dan kutilnya dapat dicabut. Ada beberapa cara untuk melakukan ini: Ditembak dengan laser, membekukannya denganitrogen cair,memotongnya/ bedah, dan mengobatinya dengan zat kimia tertentu. Sekali lagi hal inihanyuntuk menghilangkakutil/displasia sajbukan menghilangkan virus yangmungkin sudah tersebar ke sekitar daerah terinfeksi atau ke tempat lain melalui peredarandarah. Jadi jagalah kondisi tubuh anda tetap sehat supaya kekebalan tubuh anda pelan- pelan bisa memberantas virus ini sehingga tidak membahayakan tubuh anda.http://www.myspace.com/nevelityofficial

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar